Posted on: 10 October 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 21

Puisi-puisi Mahadir Mohammed

Jiwaku Telah Terkubur Kabar demi kabar telah berkibarAku tak kuasa untuk mendengarBagaikan sebelah pisau tajamDengan bebas menghujam Kibaran masa lalu yang memangsamuMembuat terluka masa depankuAku telah menghabiskan air mata sepanjang malam dipeluk luka Saat matamu telah kau redupkanDi saat itulah air mataku bercucuranAlirkan rasa kehancuran KekasihkuKini tubuhku telah hancurJiwaku telah…

Posted on: 7 October 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 38

Permainan Rakyat Main Taek

Penamaan taek dalam permainan ini tidak ada sangkut pautnya dengan tahi yang bermakna kotoran. Taek di sini disimbolkan dengan potongan kertas atau daun yang dibentuk gumpalan bulat kecil. Selain taek, permainan ini juga menggunakan tekuyung atau tengkuyung. Dalam kaitannya dengan bahasa, tekuyung adalah bahasa daerah Natuna yang merujuk pada siput.…

Posted on: 3 October 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 60

Teatrikal Puisi dan Cerpenisasi Wayang pada Peluncuran Buku Antologi Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk

oleh Heru Sang Amurwabumi Satu setengah tahun pandemi global Covid-19 melanda negeri kita, tidak menyurutkan eksistensi Komunitas Pegiat Literasi Ngajuk (KOPLING) untuk mengampanyekan gerakan baca tulis dan pelestarian seni budaya, khususnya di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Komunitas yang didirikan dua tahun silam untuk mewadahi kegiatan sastra, seni, dan budaya…

Posted on: 3 October 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 71

Puisi-puisi Nadhif Nur Dhia

Di Tengah Laut pada buritan itu terdapat keluh kesah— sedu sedan yang menghadap pada matahari terbenam,di bawahnya lautan terbelah oranye seperti jalan yang terbentang untuk Musa.kemudian lanskap memotret integral pada patahan fragmen-fragmen yang abstrak itu. sebelum ada malam;sebelum matahari dilahap batas langit dan laut.sebelum akhirnya semuanya tak terselesaikan lagi hingga…

Posted on: 1 October 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 26

Kelas Menulis Cerpen oleh Natunasastra

Komunitas Natunasatra bersama dengan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Melayu Natuna (Kompasbenua) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Natuna melaksanakan kegiatan Kelas Menulis Cerpen dari senin-Selasa, 27-28 September 2021. Bertempat di perpustakaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) SKB Natuna, kegiatan yang dibuka langsung oleh Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Muhammad Faisal, tersebut…

Posted on: 30 September 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 25

Antara Anjok, Anak, dan Tanda

Sebagai seorang anak kecil yang sedang asik-asiknya bermain, tiada ia mengenal waktu siang dan malam. Apa saja dapat dijadikan alat bermain. Permainan kejar-kejaran atau tembak menembak membutuhkan suara yang tidak kecil. Tentu di suasana malam yang lebih banyak untuk bersantai-santai itu merasa terganggu. Sampai-sampai orang tua memilih dengan cara menakut-nakuti…

Posted on: 23 September 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 94

Surat Safar

Pada bulan Safar, seperti di daerah lain, Natuna juga mengenal tradisi mandi safar. Salah satu yang akrab dengan tradisi ini, yaitu Serasan. Tradisi menolak bala pada bulan Safar di Serasan tidak hanya membersih diri dengan mandi saja. Cara lain yang dilakukan oleh masyarakat Serasan adalah dengan meminum air safar. Salah…

Posted on: 19 September 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 494

Suatu Hari, di Pohon Beringin

oleh Firman Fadilah Pohon beringin di ujung kampungku ini sangat besar sekali. Jika diukur, sepuluh orang dewasa bisa merangkulnya. Rimbun daunnya seperti tenda di acara hajatan yang bisa menaungi puluhan orang. Ketika angin memiuh, daun-daun kuning dan coklat berguguran, melambai dan bergoyang ke sana kemari sebelum menyentuh tanah. Pohon beringin…

Posted on: 16 September 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 336

Permainan Rakyat Cak-cak Kunci Pulau Tiga dan Serasan

Perubahan zaman serba digital seperti saat ini, termasuk dalam permainan, perlahan membuat permainan rakyat yang masih ada semakin ditepikan. Terlebih jika permainan itu tidak dapat menyesuaikan dengan keadaan zamannya, apakah permainan itu dapat diubah bentuk menjadi digital atau tidak. Tetapi itu juga menjadi tantangan bagaimana membuat permainan rakyat sama keseruannya…

Posted on: 3 September 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 229

Wan Chalidin, Salah Satu Putra Terbaik Bunguran

oleh Wan Eddy Wan Izaz Wan Chalidin lahir di Kelarik pada tanggal 27 April 1927. Anak dari pernikahan Wan Syamsudin bin Wan Mat Bintan dan Wan Aisyah binti Wan Bujang. Wan Syamsudin adalah pendidik sejati, sepanjang hayatnya dihabiskan dalam dunia pendidikan. Wan Chalidin kecil disekolahkan oleh Cikgu Syam, demikian ayah…

Posted on: 29 August 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 257

Puisi-puisi Muhammad Asqalani eNeSTe

Dukkhanupassana-nana seluruh buku terbuka, seluruh mata terjaga,seluruh ruh terbang ke dada siapa saja,yang gampang belajar dan sulit putus asa. seorang lelaki duduk ke arah hening, malam yang kelamtanpa bulan dan gemintang, sebentar matanya pejam,dua bentar airmatanya ngalir, tiga bentar ia sungguh menangis hujan. ia teringat sesuatu yang harus dilupakan, ia…

Posted on: 27 August 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 221

Wan Abdul Rahim, Pengurus Ahmadi & Co. 1961 – 1967

oleh Wan Eddy Wan Izaz Wan Abdul Rahim lahir di Midai tahun 1937. Merupakan putra dari Wan Abdullah bin Wan Abdul Rahman. Ibunya bernama Hajjah Wan Zainab binti Syekh Ahmad al-Fathani. Tahun 1959 Wan Abdul Rahim kembali ke Midai setelah menamatkan pendidikan Sekolah Menengah Atas di Tanjungpinang. Bergabung dengan Serikat…

Posted on: 22 August 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 96

Jalan Perjodohan

oleh Ramli Lahaping “Aku tidak mau kau berurusan dengan para lelaki penggombal yang menyesatkan!“ tegas ayahku, enam bulan yang lalu, setelah mendapatkan dan menyita kiriman novel yang diantarkan oleh seorang kurir. Pasalnya, beserta itu, terdapat sebuah amplop yang kukira berisi surat cintadari seorang pengirim misterius untukku. Aku hanya menunduk mendengar…

Posted on: 20 August 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 277

Wan Muhammad Benteng, Datuk Kaya Bunguran Timur Kesatu

oleh Wan Eddy Wan Izaz Wan Muhammad Benteng adalah anak dari Wan Husin bin Wan Teras. Wan Muhammad Benteng lahir di Sedanau. Nama lengkap Wan Muhammad Benteng adalah Wan Muhammad Benteng bin Wan Husin bin Wan Teras bin Wan Rawa bin Wan Muhammad Dana Mahkota. Ketika lahir, beliau diberi nama…

Posted on: 12 August 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 633

Keramat Sebelah, Jasad yang Terbelah

Tentu kita tidak asing dengan bangunan dinding berwarna kuning kombinasi hijau yang berada di sebelah apotek Tia, Kelurahan Batu Hitam. Aktivitas di jalan itu termasuk ramai dilalui oleh masyarakat. Barangkali kita menganggap bangunan itu hanya kuburan-kuburan biasa. Tapi ternyata bangunan ini mempunyai kisah singkat yang membuatnya menjadi satu bangunan keramat…

Posted on: 10 August 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 104

Mengantar Buku ke Mekar Jaya

Minggu 1 agustus 2021, komunitas Natunasastra memiliki agenda untuk berkunjung ke TBM Taman Ilmu di Desa Mekar Jaya Kecamatan Bunguran Barat. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah penyerahan buku donasi dari Natunaloka. Sebelumnya Natunasastra juga berkesempatan berkunjung ke TBM Madah Seloka yang berada di Tanjung Kumbik, Desa Pulau Tiga, Kecamatan…

Posted on: 8 August 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 400

Puisi-puisi Aris Setiyanto

Menyelami Lautan lalu kamiselami lautankemudian,mengandung gigildi atas tembokdi antaraterik musim inikaus, terbaring di sanaantengbilamana ayah-ibumelewati jalan berbatu initergopoh-gopoh, kamiselami rerumputannan jalangnun,segerombolan semut merahpun ulat bulumendekap tubuh mungilseperti inginkembali terbenam. Maguwo, 29 Mei 2021 Daun-daun Mati biar daun-daun inimati di semenjanajembatan bambumati termutilasibiar aku—biar kamimenjadi tawanan dukuhyang mengasuhmonster-monsterpada diri kawulamereka sendiri…

Posted on: 7 August 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 322

Tradisi Ngembeng, Cikal Bakal Permainan Alu

oleh Naldo Noor _ Kompasbenua Selain memiliki ragam tempat indah yang bisa membuat stres hilang, Natuna juga memiliki berbagai tradisi-tradisi unik nan menarik, yang rasanya sayang untuk dilewati. Salah satunya adalah ngembeng. Ngembeng merupakan proses membuat mbeng, mirip seperti oatmeal tampilannya. “Oat mealnya Natuna,” penjelasan singkat ketika menerangkan hal ini…

Posted on: 6 August 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 11

Pembagian Wilayah Kekuasaan Datuk Kaya Bunguran

oleh Wan Eddy Wan Izaz Rentetan kekalahan Kerajaan Riau Lingga pada Belanda. Maka Residen Riau GF Bruijn Kops atas perintah Gubernur Jendral Hindia Belanda di Batavia pada tahun 1911 membuat perjanjian baru. Isi perjanjian itu menyatakan bahwa Kerajaan Riau Lingga takluk di bawah Hindia Belanda. Sultan Riau Lingga tidak bersedia…

Posted on: 28 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 577

Wan Suan dan Wan Husin, Datuk Kaya Bunguran Ke-19 dan Ke-20

oleh Wan Eddy Wan Izaz Wan Suan Wan Suan lahir di Serasan. Anak dari pernikahan kedua Wan Liman dengan orang Serasan. Disebutkan bahwa, “……kemudian kawin lagi dengan orang Serasan juga. Mendapat seorang anak laki-laki bernama Wan Suan…” Wan Suan mempunyai saudara seayah yang namanya, yaitu 1. Wan Yak, 2. Wan…

Posted on: 27 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 158

Wan Teras, Datuk Kaya Bunguran Kedelapan Belas

Oleh Wan Eddy Wan Izaz Wan Teras adalah anak Wan Rawa dan Tok Kim seorang perempuan Kemboja. Nama penuh Wan Teras adalah Wan Teras bin Wan Rawa bin Wan Muhammad al Fathani. Wan Teras adalah adik kepada Datuk Kaya Wan Sahak, datuk kaya Bunguran keenam belas. Wan Teras memiliki beberapa…

Posted on: 26 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 117

Wan Sahak, Datuk Kaya Bunguran keenam belas

oleh Wan Eddy Wan Izaz Wan Sahak adalah anak dari hasil pernikahan antara Wan Rawa dengan wanita asal Kemboja yang dikenal dengan nama Tok Kim. Nama panjang Wan Sahak adalah Wan Sahak bin Wan Rawa bin Wan Muhammad al Fathani. Wan Sahak menjadi Datuk Kaya Bunguran menggantikan Datuk Kaya Wan…

Posted on: 25 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 215

Puisi-puisi Terjemahan Charles Bukowski

oleh Hamzah Muhammad Kondisinya Begini Belakangan rasanya sengatan mataharibikin gue kayak porak-poranda.Kayak lagi ngebayangin gue tuh ulatyang mati-matian bertahan di tengah populasi duniayang nggak ngasih apa-apa ke gue.Belakangan rasanya sengatan mataharibikin gue amburadul, uring-uringan.Gaes, susah banget yah nikmatin hidupyang adem ayem aja begitu.Gue udah ngejalanin hidup penuh nyali, mabok ke…

Posted on: 24 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 150

Wan Taklim, Datuk Kaya Bunguran Kelima Belas

Oleh Wan Eddy Wan Izaz Wan Taklim lahir di pulau Bunguran sekitar tahun 1762-1763. Merupakan buah pernikahan Datuk Wan Lingkai al-Fathani dan istrinya Putri Seri Bulan. Mempunyai saudara kandung bernama Wan Hakim dan saudara seayah Wan Barul dan Wan Gilap. Nasab dari sebelah ayahnya adalah Wan Taklim bin Datuk Bendahara…

Posted on: 23 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 351

Datuk Kaya Wan Rawa: Datuk Kaya Bunguran Keempat Belas

oleh Wan Eddy Wan Izaz Datuk Kaya Wan Rawa adalah anak dari Datuk Kaya Wan Muhammad al-Fathani. Ia mempunyai adik-beradik yang bernama Wan Sampang dan Wan Luat. Datuk Kaya Wan Rawa dilantik memegang jawatan Datuk Kaya Bunguran keempat belas menggantikan Datuk Kaya Wan Barul yang wafat di Pulau Penyengat, Riau.…

Posted on: 22 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 450

Datuk Kaya Wan Barul: Datuk Kaya Bunguran Ketiga Belas

oleh Wan Eddy Wan Izaz Wan Barul adalah anak Datuk Bendahara Wan Lingkai dari pernikahan dengan orang Patani. Wan Barul lahir di Jambu, Patani. Tidak ada catatan dari tahun kelahiran Wan Barul ini. Wan Barul mempunyai saudara kandung bernama Wan Gilap (lihat https://toknyong.com/wan-gilap-orang-patani-pertama-yang-menjadi-datuk-kaya-bunguran). Wan Barul adalah imigran dari Patani akibat…

Posted on: 21 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 352

Wan Rangga, Datuk Kaya Bunguran kesebelas

oleh Wan Eddy Wan Izaz Wan Rangga adalah anak saudara Datuk Bendahara Wan Lingkai. Tidak ada catatan yang menyebutkan siapa ayah Wan Rangga. Ia dilahirkan di Jambu, Patani. Mempunyai saudara kandung bernama Wan Intan (laki-laki). Perjalanan Wan Rangga sampai ke pulau Bunguran karena mengikut bapak saudaranya yang berhijrah bersama kerabat…

Posted on: 19 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 155

Datuk Kaya Janggut: Datuk Kaya Bunguran Kesepuluh

oleh Wan Eddy Wan Izaz Janggut adalah anak dari Datuk Kaya Muhammad Penibung. Ia juga merupakan anak saudara dari Putri Seri Bulan, istri Datuk Bendahara Wan Lingkai al-Fathani. Silsilah Janggut yaitu Janggut bin Muhammad Penibung bin Kumbang bin Liak. Janggut dilantik sebagai datuk kaya pulau Bunguran kesepuluh menggantikan Datuk Kaya…

Posted on: 18 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 287

Puisi-puisi Dhery Ane

E untuk Elisabet ialah fiman yang telah jauh tertulissejak adam dan hawa diciptakansebuah kalimat dengan awalan huruf matidi hamparan eden yang hijau dan menguning:karena takdir kita adalah saling mencinta (2021) P untuk Pheonix jika dititik akhir kau kehilangan saya makakepakkan hatimu seperti sayap induk burung pheonixterbanglah jauh ke udara, nikmatilah…

Posted on: 4 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 238

Yang Tersisa dari Jepang di Serantas: Pemenggalan, Perbudakan, dan Warisan (Bagian 2)

oleh Destriyadi Imam Nuryaddin Pemenggalan Penghulu DjamalPada masa dulu setiap wilayah memiliki penghulu atau saat ini setara dengan kepala desa. Djamaluddin menjabat penghulu Pulau Tiga bersama Muhamad Usul atau Mat Usul sebagai wakil penghulunya. Mereka disuruh oleh Jepang untuk mencari padi di Bunguran, karena dulu banyak sawah di sana. Penghulu…

Posted on: 2 July 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 90

Yang Terjadi Ketika Jepang Menyerang Serantas (Bagian 1)

oleh Destriyadi Imam Nuryaddin Warisan penjajah Jepang di Natuna tidak hanya ada di Penagi dan Subi. Bahkan dua tempat tersebut hanyalah sebagian kecil dari kenangan bengis saat Jepang berhasil menduduki Natuna setelah menaklukkan Belanda. Meskipun terbilang singkat, tetapi kebanyakan orang-orang tua dulu yang merasakan kehidupan berdampingan dengan Jepang tentu menyatakan…

Posted on: 17 June 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 4,695

Keramat Binjai, Kepercayaan, dan Asal Muasal

oleh Destriyadi Imam Nuryaddin Seperti namanya, Keramat Binjai sampai sekarang masih digunakan sebagai tempat pertemuan antara manusia dengan makhluk lain. Pertemuan dua alam ini mengomunikasikan ketidakberdayaan manusia agar dapat pula mendapat restu dari tempat keramat ini. Orang-orang yang termasuk memercayai ini juga setidaknya sudah menduakan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Letaknya…

Posted on: 16 June 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 213

Gembuong

Barangkali alat musik tradisional ini terlihat dan terdengar asing bagi masyarakat Natuna yang hidup di masa sekarang. Memang alat musik ini terbilang jarang ditampilkan di acara-acara seni budaya dikarenakan satu dan lain hal. Meskipun begitu, bukan berarti keberadaannya tidak memiliki nilai spesial dibanding alat musik tradisional lain.    Orang-orang menyebutnya…

Posted on: 12 June 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 205

Puisi-puisi Ardhi Ridwansyah

Malam Membara Telah merapat tubuhku ketubuhmu,Kubilang malam akan datang,Ditemani dengan para bintang,Bersinar lantang naungi kita,Yang menuai kasih sayang. Detak jam dinding mengawasi,Geliat jemari lihai merayu sayu matamu,Sedang ranjang malu-malu dengar derai,Tawa yang begitu geli dan lantas,Sajikan tarian rindu tepat di liang asmaraYang buatku membara. Seketika suaramu lenyap di mulutku,Bersatu padu…

Posted on: 12 June 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 224

Wan Muhammad al-Fathani: Datuk Kaya Pulau Bunguran Kedua Belas

Oleh Wan Eddy Wan Izaz. Kekalahan kerajaan Patani menyebabkan banyak rakyat jelata dan kaum bangsawan yang lari dan berhijrah dari Patani. Kebanyakan mereka lari ke Selatan, yaitu Kelantan, Patani, Terengganu ataupun Kedah tapi tak sedikit juga yang berhijrah sampai ke pulau Bunguran. Wan Muhammad al-Fathani adalah di antara kerabat bangsawan…

Posted on: 10 June 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 192

Datuk Kaya Wan Liman: Datuk Kaya Bunguran Ketujuh Belas

Oleh Wan Eddy Wan Izaz Datuk Kaya Wan Liman diperkirakan lahir antara tahun 1781-1782 dari pasangan Wan Taklim dan Ummu Liman. Nasab Datuk Kaya Wan Liman adalah Wan Liman bin Wan Taklim bin Datuk Wan Lingkai al-Fathani. Wan Liman adalah generasi kedua orang Patani yang lahir di pulau Bunguran, ayahnya…

Posted on: 7 June 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 138

Hubungan Keturunan Wan Kepulauan Natuna dengan Patani

Oleh Wan Eddy Wan Izaz Salasilah adalah sebahagian dari ilmu sosial yang ada hubungannya dengan sejarah. Salasilah keturunan amat penting diketahui dalam masyarakat bertamadun. Menjejaki asal-usul keturunan dapat memberi manfaat kepada hubungan kekerabatan dan merapatkan silaturahmi seperti yang diajarkan dalam Islam. Sayang minat mencari waris dan jejak kasih sudah sangat…

Posted on: 4 June 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 348

Wan Abdullah: Dari Terengganu ke Pulau Midai

oleh Wan Eddy Wan Izaz Dengan perkembangan usaha Syarikat Ahmadi & Co yang terus berkembang dan orang mulai ramai di Sabang Barat, Midai. Maka diambil inisiatif untuk membina sebuah masjid baru. Raja Ali mulai menjalankan tugasnya dengan menyuruh orang menebang pohon-pohon kelapa secara gotong-royong serta mengumpukan bahan-bahan untuk pembinaan masjid.…

Posted on: 31 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 358

Haji Wan Mansur: Saudagar dari Kelarik

oleh Wan Eddy Wan Izaz Haji Wan Mansur lahir tahun 1882 di Tarempa dari pasangan Wan Yakub dan Sekuning. Haji Wan Mansur mempunyai seorang saudara kandung perempuan bernama Hajjah Wan Puan. Nasab Haji Wan Mansur adalah Haji Wan Mansur bin Wan Yakub bin Wan Kasim bin Wan Yak bin Wan…

Posted on: 26 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 129

Raja Ali Haji, Penunggang Kuda dari Penyengat

oleh: Ellyzan Katan Dulu, seorang Raja Ali Haji, tokoh Melayu yang sangat termasyur di segala bidang itu, pernah berkirim surat dengan sahabatnya di Tanjung Pinang, Asisten Resident Von de Wall. Dia hendak bermanja-manja dengan sang sahabat. Bermanja-manja di sini janganlah Tuan artikan bermanja-manja sebagai seorang anak dengan orang tua, atau…

Posted on: 24 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 147

Tanjung Batang, Mukim Pertama Orang Patani di Natuna

oleh Wan Eddy Wan Izaz Setelah Jambu/Patani dikalahkan oleh Siam, maka banyak rakyat dan kerabat kerajaan Patani lari menyelamatkan diri. Kekalahan Patani bersebab adanya pengkhianatan oleh orang dalam kerajaan yang menjadi tali barut British dan Siam. Kekalahan yang teruk bagi negeri Patani membuat rakyat dan kerabat banyak yang berhijrah. Negeri…

Posted on: 22 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 219

Belajar Menulis Balada dari Gurunya

oleh Yogi Dwi Pradana Membaca suatu balada menjadi sebuah ketertarikan sendiri. Balada yang mampu mengarahkan kita untuk memecahkan teka-teki adalah balada karya Rendra. Di dalam balada-balada karya Rendra, kita diajak berpikir siapa yang sebenarnya sedang berbicara dalam sajaknya. Ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa balada-balada Rendra muncul karena pengaruh Federico…

Posted on: 16 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 162

Puisi-puisi So Ni Yaw

Ampek-ampek Unyang Ampek-ampek unyangUnyang juwaliDilonjak semakin sayangDilambung semakin tinggiSekian kaki sekian kaliTawamu pecah tak hendak henti Diayun lagiDiayun-ayun naik turunDianjung lagiDianjung-anjung melambung Kemana pergi ke sana sunyiKemari sudah ke sini mimpiTawamu riuh dalam rengkuhTawaku rengkah di hatiBunda pergi semakin jauhMatilah kau tertipu berkali-kali 15032021 Meraba Titik Ba Angin tak sebatas…

Posted on: 15 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 383

Menjaga Tradisi dengan Muhibah Ramadan

Kegiatan kolektif yang terus diselenggarakan setiap tahunnya di bulan Ramadan adalah Muhibah Ramadan. Kegiatan ini berpusat di dua kecamatan, yaitu Pulau Tiga dan Pulau Tiga Barat, yang sebelumnya masih dalam satu wilayah administrasi sebelum terjadi pemekaran. Muhibah Ramadan dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antarmasyarakat-antardesa. Pasalnya tidak semua desa berada di satu…

Posted on: 10 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 453

Kuliner Menarik dari Kelarik

Oleh: Deri Adesti Jika kita berbicara masalah kuliner seakan tidak ada habisnya karena memiliki eksistensi yang sangat berpengaruh dalam perkembangan pariwisata termasuk yang ada di Kabupaten Natuna. Seiring dengan gencarnya upaya pemerintah dalam memajukan pariwisata, di situ pula makanan khas daerah Natuna kian dilirik oleh wisatawan karena memiliki cita rasa…

Posted on: 9 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 168

Puisi-puisi Faris Al Faisal

Suara Burung Pantai   Akulah burung-burung pantaiTerbang dari sorgaKe jantung samudra Berabad silam aku bahagiaMembangun sarang di akar bakauMemandang laut beningIkan, kerang, batuan, dan petangBerkilau macam warnaBagai memetik bunga  Tapi entah siapa yang menurunkan kutukKeindahan pesisir dan pasir mendadak lenyapLesap bersama serangan ombakMenyerbu bagai serdadu Bulu-buluku satu per satu gugurLepas terombang-ambing…

Posted on: 8 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 318

Fenomena Tahunan Remaja: Menikah

oleh: Nova Lina Syukri “Obat hati dari dua sejoli saling mencinta adalah menikah. Bersatu dalam ikatan suci dan diridhoi Allah Swt..” Sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu menjaga fitrahnya. Jika pacaran akan merusak fitrahnya, maka langkah tepatnya adalah menikah. Menikah adalah jalan menjaga fitrah, bahkan mencegah kita terjerumus dari maksiat berkhalwat…

Posted on: 4 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 179

Ha, Semangat Berpantun Kite Tuan

Oleh: Ellyzan Katan Entah perasaan apakah yang saya rasakan saat ini, benar-benar bercampur baur di dalam minda. Ada rasa senang. Ada juga rasa terkejut. Ternyata kesemuanya berkelindan secara nyata, kait-mengait sehingga menyebabkan saya melambung tersanjung. Ini karena ada geliat yang luar biasa dari dunia berpantun di tanah Melayu Pulau Tujuh,…

Posted on: 1 May 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 825

Ikrar: Penggagas Bazar Ramadan Pertama di Pulau Tiga

Berdiri sejak 2008, Ikatan Remaja Masjid al-Midror atau Ikrar masih tetap eksis di Tanjung Kumbik Utara. Awal berdirinya ikatan ini diiniasi oleh Wan Darmansyah yang saat ini sebagai pembina Ikrar. Ia mengakui bahwa anak-anak remaja di Pulau Tiga, khususnya Tanjung Kumbik Utara tidak memiliki tempat atau wadah untuk melakukan aktivitas.…

Posted on: 18 April 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 267

Dornier Do 24, SS Perekop, Jepang dan Rusia: Catatan Sejarah Perang Dunia II di Natuna-Anambas

Oleh Destriyadi Imam Nuryaddin Dornier Do 24Perang Dunia II mewarisi catatan sejarah di pulau Natuna. Tepatnya ketika di akhir kekuasaan Belanda dan ekspansi Jepang di Natuna-Anambas pada Desember 1941-1943. Peristiwa ini tidak hanya antara Belanda dan Jepang saja, tetapi juga punya kaitannya dengan negara lain. Peristiwa ini dimulai pada Minggu,…

Posted on: 11 April 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 309

Puisi Joe Hasan

Kekasih Baru pagi ini tak ada puisi untukmusemalam telah kukuburbersama dengan wajahmu yang tak bercahayatak lagi kucari sebab kutemukankekasih baruyang lahir dari akar pohonnamanya surinem, bercita-cita menjadi daunmungkin ia lelah bercumbu dengan gelap aku hampir lupa, tentang waktuhari hampir habistak kudengar saat ia memanggilkukusangka angin yang bisa kuhiruprupanya bara yang…

Posted on: 30 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 291

Sejarah Singkat Kampung Kelarik Tengah

oleh: Wan Eddy Kampung Kelarik Tengah terletak di Desa Kelarik Air Mali, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna. Kampung Kelarik Tengan pada awal tahun 1900-an masih berupa hutan dan kebun kelapa atau kebun nyok, sebutan bagi masyarakat Natuna. Pada masa itu, belum ada orang yang membuat pondok atau rumah. Ada beberapa…

Posted on: 30 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 222

Dulong Budaye Kompasbenua dan PIK-M

Kompetisi tidak lagi menjadi kebutuhan antara individu ke individu lain maupun lintas komunitas. Setidaknya begitulah yang dilakukan oleh Kompasbenua dan Pusat Informasi Konseling-Mahasiswa STAI Natuna dalam mengadakan kegiatan pada Sabtu, 27 Maret 2021 yang bertajuk Dulong Budaye: melestarikan budaye, perteguh identitas bangse. Dulong diambil dari kegiatan masyarakat Natuna, yaitu makan…

Posted on: 30 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 213

Di Balik Cerita Cinta Kue Keranjang

Tahun Baru Imlek sebentar lagi tiba di depan mata. Mey sudah mulai sibuk menghiasi rumahnya. Hiasan imlek berwarna merah  tergantung di setiap sudut rumah sudah terpampang nyata. Lampion pun tidak lupa dipasangnya. Tapi bukan hanya Mey saja yang sibuk untuk menyambut Tahun Baru Imlek itu. Tapi Dicky, lelaki yang sudah…

Posted on: 21 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 203

Maut yang Berputar

Tantri tak bisa tidur malam itu padahal waktu sudah menunjukkan dini hari. Malam yang dingin, bahkan terkadang seperti membuat badan membeku. Waktu yang enak buat menggulingkan badan di atas tilam sebetulnya, tapi entah kenapa Tantri tak juga bisa terlelap. Tantri bangkit dari ranjang tidurnya, membuka pintu, dan di luar ia…

Posted on: 16 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 8,192

Kemah Suke-suke Bersama Mbecite Kelarik dan Kompasbenua

Mbecite Kelarik berkolaborasi dengan Kompasbenua mengadakan kegiatan perkemahan Sabtu-Minggu yang diberi nama Kemah Suke-suke. Kegiatan itu dilaksanakan pada 13-14 Maret 2021 di pulau Maguk, salah satu pulau kecil dan indah yang terdapat di Kecamatan Bunguran Utara. Selain Mbecite Kelarik dan Kompasbenua, kegiatan ini diikuti oleh Natunasastra, Lensa Natuna, dan kelompok…

Posted on: 7 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 121

Orang Tua Boneka

Cerpen Ratna Ning Lin mengaca di cermin. Mukanya tirus, bibirnya merekah seksi, hidungnya mancung. Malah terlalu mancung. Mata belonya. Semua yang ada di wajahnya, sangat berbeda dengan raut wajah Ibu. Bahkan tak ada kesamaan pula dengan raut wajah Bapak. Bukannya tidak pernah terpikir, malah kerap kali terlintas pada pikirannya, beberapa…

Posted on: 22 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 255

Malam B.M. Syamsuddin: Mengenang 24 Tahun meninggalnya Maestro Natuna

Sebuah dinding ditempeli lembar-lembar fotokopi cerpen, puisi, artikel, dan sampul buku karya B.M. Syamsuddin. Lampu berwarna kuning dan dua kursi di tengah panggung kecil-sederhana itu menjadi sebuah pandangan yang menarik bagi setiap pengunjung yang hadir di Kedai Sepertiga Malam. Sehabis salat Isya, satu per satu kursi mulai diduduki, makanan dan…

Posted on: 21 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 278

Dua Cerita-Bulan Nurguna

Cerpen Bulan Nurguna Uang Tunai “Saat susah begini, makin banyak yang ingin Ibu makan.” “Ya, sudah. Beli saja. Bukankah uang kita banyak?” “Ah, tapi kan situasi ini belum jelas selesainya kapan.” “Anggap saja kita mati besok, jadi hari ini kita puas-puasin.” “Uang itu kan bukan hanya untuk kita berdua. Tapi…

Posted on: 8 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 3,081

Malam Puisi Natuna Keempat: Semangat Kebudayaan di Tengah Pandemi

Pandemi korona belum menunjukkan pertanda akan berakhir. Namun semangat gerak kebudayaan tetap dilaksanakan seperti yang dilakukan oleh Natunasastra melalui Malam Puisi Natuna pada Sabtu malam, 6 Februari 2021. Kegiatan yang sudah keempat kalinya berlangsung sejak tahun 2018 itu diselenggarakan di Aula Syamsul Hilal, SMA Negeri 1 Bunguran Timur. Tempat ini…

Posted on: 7 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 117

Puisi-puisi Moehammad Abdoe

HABIBI demi waktu yang selalu bertasbihaku menyebut namamu sebagaimana ia tabahmemberikan ruang kebebasan untuk mencintaiapa pun dan siapa pun teduh di bawah pancaran waktunamun entah bagaimana mulanyacintaku tidak sanggup berpaling darimu kekasih Malang, 3 Desember 2020 HAKIKAT CINTAKUbila kaudapat melihat hatikujelaga penamu segera terbakar mengeringsedang cintaku masih bergeloradari sajakmu yang…

Posted on: 3 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 330

Berasal dari Timo: Lesung Alu Belakang Gunung dan Hubungannya dengan Daerah Lain

Dahulu, Lesung Alu berkaitan erat dengan petani padi dan sawah. Hal itu juga terjadi di daerah Kelarik, Bunguran Utara. Orang-orang tua setempat mengakui bahwa dulu di Kelarik terbentang sawah-sawah, namun sekarang menjadi lahan untuk sapi mencari makannya. Kini lesung alu beralih fungsi sebagai sebuah hiburan, selain mengenang kembali masa-masa dahulu…

Posted on: 2 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 817

Pentas Budaye: Melayoe Tempo Doeloe oleh Mbe Cite Kelarik

Anak-anak remaja di pinggir lapangan sibuk menyiapkan dekorasi. Beberapa kawannya yang lain keluar masuk lapangan dengan sebuah motor matic membawa barang-barang yang akan digunakan nanti malam. Dekorasi panggung dihiasi kelapa tua, kerajinan rotan, tampi, pelita, dan sebagai latarnya menggunakan tikar pandan yang ditimpa dengan tulisan Pentas Budaye berwarna keemasan. Alas…

Posted on: 1 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 351

Tour Mapala STAI Natuna 2021

Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) STAI Natuna menggelar Tour Mapala STAI Natuna 2021 dengan tema “Mapala Bersilaturahmi Menuju Natuna Lestari” dalam rangka kegiatan tahunan Mapala STAI Natuna. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna. “Terima kasih kepada para panitia yang sudah menyiapkan kegiatan Tour Mapala (STAI…

Posted on: 4 January 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 100

Mengenang Mail: Penduduk Kelanga yang ditembak Mati Letnan Engels

oleh: Destriyadi Imam Nuryaddin Perang Dunia II meluas ke Laut Cina Selatan, Pulau Natuna yang tak jauh darinya hanya menunggu waktu kapan terkena bom. Pangkalan KNIL di Sedanau, Bunguran Barat sudah meninggalkan pulau itu sejak November 1941. Puncaknya pada 8 Desember, seluruh kekuatan di pangkalan Sedanau sudah kosong. Hal itu…

Posted on: 3 January 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 261

Puisi-puisi Tan Pajar

Rindu Pulang Biar pulang tak sejauh pergi yang memang telah berkepanjangan tetap saja tak sedekat bau rokok dari bibir para perokok, merah sirih dari bibir mereka yang nyirih, mereka yang sakau dengan kematian. Biar pulang tak sejauh pergi yang memang telah berkepanjangan. Sudah begitupun hanya bisa dicicipi sesekali. Pun tidak…

Posted on: 31 December 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 156

Batu Rusia, Perang Dunia II, dan Kolonialisme Belanda di Natuna

Oleh: Destriyadi Imam Nuryaddin Bagi penduduk Ranai dan sekitarnya tentu sudah tidak asing lagi dengan batu granit besar yang berada di Senubing, Bunguran Timur. Batu yang berada di pinggir jalan raya menuju Timur Laut itu konon sebagai saksi bisu kehadiran orang-orang Rusia di pulau Bunguran dan peristiwa pemberontakan yang terjadi…

Posted on: 30 November 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 2,207

Antologi Fiksi Natuna bersama Natunasastra

Kemampuan menulis dan kreativitas perlu diasah untuk menunjukkan kualitas dari hari ke hari. Selain itu, yang menjadi alasan utama adalah memantik semangat menulis generasi muda di tengah sepi dan keringnya literasi di Natuna. Ruang kreativitas yang bergerak lamban bahkan ketiadaan ruang itu sendiri yang menyebabkan eksistensi atau keberadaan generasi muda…

Posted on: 19 November 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 102

Apa-apa Nilai

oleh: Ellyzan Katan Pagi-pagi sekali tetangga saya sudah bersiap untuk pergi bekerja. Dia harus bersiap lebih awal karena tempat kerjanya jauh. Sang tetangga saya itu akan menumpang kendaraan umum untuk sampai ke tempat kerja. Sementara tempat kerja saya, tidaklah terlalu jauh. Tapi mengapa dia tidak pernah terlambat sampai ke tempat…

Posted on: 11 November 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 134

BUAL

Oleh: Ellyzan Katan Amboi-amboi. Bukan main senang rasanya hati. Ada orang di luar bandar akan datang menjenguk, bertanya kabar, bertanya apa keperluan. Dan yang paling ditunggu adalah adanya pemberian berupa bahan keperluan pokok. Pemberian ini biasanya dibungkus dalam acara yang sedikit formal tapi cair. Antara yang berbual di panggung dengan…

Posted on: 3 November 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 144

Apakah yang “Dijual” Calon Kepala Daerah Kita?

Oleh: Ellyzan Katan Aha, inilah waktunya bagi penduduk di Kepulauan Riau menyaksikan betapa para calon kepala daerah sedang sibuk “berjualan” ide, janji dan kadang-kadang perang. Ya, mereka berusaha merebut simpati sebanyak mungkin penduduk Kepulauan Riau agar pada hari pemilihan kelak, bisa meraup suara terbanyak. Persoalan nanti jualan itu akan menjadi…

Posted on: 13 September 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 149

B. M. Syamsuddin di Panggung Pantai Piwang

Saya ingat semasa kecil ketika malam hari diajak bapak dan ibu pergi makan di luar rumah. Salah satu tujuan yang menjadi tempat favorit pada saat itu—setidaknya untuk keluarga saya—adalah pantai stres. Pantai stres pada saat itu masih timbunan tanah kuning. Ya, direklamasi. Jajanan semacam pecel lele melimpah ruah di situ,…

Posted on: 12 September 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 103

B. M. Syamsuddin dalam Kesedihan Keluarga

Sudah dari dua tahun lalu saya menuliskan harapan untuk bertemu dengan salah satu keluarga B.M. Syamsuddin. Karena saat ini hanya bisa bertemu dengan namanya di sebuah buku yang selalu saya incar untuk diarsipkan. Dan hari ini keinginan bertemu keluarga B.M. Syamsuddin itu terwujud. Berawal dari salah satu snapgram di IG…

Posted on: 28 August 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 216

Natunasastra di Numpang Nampang

Pada hari Kamis, 27 Agustus 2020 lalu Natunasastra berkesempatan berbagi cerita kepada masyarakat Natuna melalui program Numpang Nampang yang diudarakan oleh Pro 2 “Pusat Kreativitas Anak Muda” RRI Ranai 99, 2 FM. Obrolan santai tersebut diisi oleh Azka Nahya Amanta dan Dinda Witria Annisa sebagai perwakilan dari Natunasastra. Acara yang…

Posted on: 21 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 282

Pelatihan Penulisan Pantun oleh FTBM Kabupaten Natuna

Forum Taman Baca Masyarakat Kabupaten Natuna begitu gencar menjadi jembatan untuk transfer ilmu antara pemberi dan penerima. Seperti beberapa kegiatan sebelumnya yang telah dilakukan, FTBM Kabupaten Natuna kembali mengadakan kegiatan literasi menulis pada Minggu, 19 Januari 2020. Kali ini, sastra lisan pantun menjadi garis besar kegiatan. Ellyzan Katan dari Natunasastra…

Posted on: 13 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 81

Pelatihan Penulisan Puisi oleh FTBM Kabupaten Natuna

Hari Minggu di jalan raya Ranai dan sekitarnya sedang ramai. Ibu-ibu melewati simpang empat menuju pasar. Anak-anak muda baru pulang dari jelajah pantai Piwang sejak matahari menjelang. Lapak-lapak pedagang penganan masih dikunjungi orang yang kesiangan. Masing-masing menyibukkan hari Minggu untuk kegiatan yang berlangsung semerdekanya. Salah satu kesibukan di hari libur…

Posted on: 7 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 128

Pagubuku Natunasastra: Pengarsipan Penulis Natuna dan Tulisan tentang Natuna

Awal tahun yang cerah ini, Natunasastra akan merilis buku, dokumen, artikel yang berhasil diarsipkan. Proses ekspedisi ini sudah berlangsung selama empat tahun sejak awal dibentuknya Natunasastra pada tahun 2016. Namun, karena terbentur dengan berbagai kendala, Natunasastra baru dapat mendata seperti di bawah. Hasil temuan didapat dari berbagai lokasi dan sumber.…

Posted on: 6 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 139

Panggung Budaya: Tradisi Lokal

Pergantian tahun kali ini di Natuna begitu sepi. Segelintir kelompok saja yang terdengar menyalakan kembang api, asap-asap jagung bakar yang mengebul, atau kumpul-kumpul mengobrol. Selebihnya seperti malam-malam seperti biasanya. Padahal di Pantai Piwang yang sedang jadi bahan pembicaraan publik tersebut, menyediakan ruang yang luas untuk merayakannya. Natunasastra senang dengan hadirnya…

Posted on: 6 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 257

Bersama Jabaruddin Yahya Perihal Mendu dan Suluk

Saya sudah berada di Ranai Square sepuluh menit sebelumnya.. Lewat Whatsapp, kami sudah sepakat bertemu pukul tiga belas lewat tiga puluh menit. Sambil menunggu beliau, saya keluarkan laptop dari tas biru yang sudah memacari punggung saya selama empat tahun itu. Membuka beberapa dokumen yang mesti diselesaikan. Pelayan berjilbab coklat datang…

Posted on: 23 December 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 408

Malam Puisi Natuna #3: Nyeni Akhir Tahun

Natunasastra menyadari bahwa Malam Puisi Natuna bukan lagi sekadar malam yang dipenuhi dengan pembacaan puisi. Lebih dari itu, Natunasastra menemukan karya-karya lain di luar bentuk puisi yang patut dan perlu diapresiasi oleh sesiapa pun. Hal itu sudah merambat ke karya seni lainnya. Karya itu lahir dari kreativitas komunitas maupun dari…

Posted on: 14 October 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 107

Natuna, Batik Tikar VS Batik Tulis

Ada satu hal yang saya soroti dan menjadi perhatian. Mengenai batik tulis yang katanya akan menjadi batik ‘khas’ Natuna. Banyak pertanyaan yang muncul dalam benak saya mengenai hal ini. Kenapa batik tulis? Kenapa harus ada perlombaan itu? Apa esensi lomba itu? Apa kebutuhan dari lomba itu? dan pertanyaan lainnya. Mari…

Posted on: 27 May 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 148

Sayembara Cerpen Karya Anak Natuna

[Salah satu cara untuk mengembangkan potensi adalah dengan menantang diri kamu untuk melakukan sesuatu yang lebih!] Halo adik-adik SMP dan SMA di Natuna! Kali ini kami Tim Bakti Nusantara akan mengadakan Sayembara Cerpen yang dilaksanakan dari Tanggal 27 Mei hingga 28 Juni 2019. Syarat dan ketentuan bisa di lihat di…

Posted on: 29 April 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 56

Tabrak KRI, Bentuk Vietnam Tidak Tahu Terima Kasih Kepada Natuna; sisi historis

Sebenarnya sudah banyak kejadian penangkapan di Laut Natuna Utara dengan berbagai aksi yang dramatis antara KIA ilegal milik Vietnam dengan kapal perang Republik Indonesia. Berita yang baru saja viral terkait hal serupa bukan lagi bentuk penangkapan yang mainstream. Tindakan provokatif ditunjukkan kapal milik Vietnam yang menabrak dengan sengaja KRI Tjiptadi…

Posted on: 16 March 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 127

Sang Purnama-Ikhwanul Sohib Putra

Di kala awan mendung menyelimuti malamku saat itu kau datang dikala hatika sedang bimbang kau datang di kala kegelapan menimpaku pikirku buntu, bibirku bisu kuceritakan isi hatiku padamu. kugenggam erat dirimu wahai purnama betapa kusangat mengagumimu mungkinkah pancar sinarmu hanya untukku? wahai purnama, saat kau hadir membawa cinta kuharap kau…

Posted on: 2 March 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 257

Pecah Bual Sastra Bersama Natunasastra

Pada Rabu, 27 Februari 2019 di Lykkee Coffee Shop, Natunasastra mengadakan diskusi ringan tentang sastra yang diberi nama Pecah Bual Sastra: Sebuah Pertemuan sederhana bersama Natunasastra. Pertemuan ini diadakan karena sebagai langkah awal membiasakan para peminat di sastra untuk saling berdiskusi tapi tetap santai. Natunasastra menganggap perlu adanya pertemuan seperti…

Posted on: 1 March 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 141

Malam Puisi Natuna 2 ‘Ruang Ekspresi Tuang Emosi’ bagi Generasi Muda dan Masyarakat Natuna

Malam minggu kembali dingin dan suasana jalanan belum begitu ramai. Pada salah satu tembok bangunan sebuah kedai kopi di bilangan Pramuka sudah dibentuk sedemikian rupa menjadi panggung. Hiasan kain putih, lampu kelap-kelip, peti-peti buah mengisi latar belakang panggung. Nuansa sastra dibangun dengan susunan artistik buku dengan tambahan unsur lokal tikar…