Posted on: 9 March 2023 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Mulyansyah

Hewan endemik asli Natuna, 27 januari 2023 pertama kali aku dikenalkan dengan si primata itu, kekah namanya yang sebelumnya hanya sekedar melihat dan berkata “oh” ketika melihatnya sampai sekarang yang harus menginap 3 hari ditengah-tengah hutan manghrove bersama teman-teman dan panita-panitia kemah pemuda Natuna.
Kenapa di hutan mangrove mekar jaya? Ya karna yang aku tahu disana salah satu tempat  dari 3 tempat populasi kekah ynag ada di Natuna 3 tempat itu adalah bagian gunung Ranai, Tapau, Mekar Jaya. Di Mekar Jaya kami melakukan pengamatan dan menemukan kelompok-kelompok kekah yang mendirikan gengnya masing-masing. Dalam pengamatan kami di kegiatan tersebut, terpantau 1 kelompok yang teramati oleh tim kami yaitu beranggotakan 5 individu.
Pasti ada yang nanya kenapa rata-rata yang kami temui kekah dewasa karna musim waktu kekah melahirkan berkisar di bulan november dan kami melakukan pengamatan di bulan januari. Ya begitulah cara tuhan menemukanku dengan Primata asli dari Natuna karena kalau kami pengamatannya bulan november akan banyak bayi-bayi kekah yang baru dilahirkan dan akan banyak ibu-ibu kekah yang menggendong bayinya berwarna putih dan induknya berwarna hitam dengan berkantung kacamata dan bulu dada putih.
Iya itulah bebarapa pengetahuan yang aku tahu soal dia si Primata berkaca mata asli Natuna itu, aku harap setelah kegiatan kami tiga hari ini anak cucu kami masih bisa melihat kekah karna jika tidak kita jaga sama-sama aku yakin 30 tahun ke depan kekah tinggallah cerita rakyat semata.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.