Posted on: 28 February 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 32

MINGGU, 11 Februari 2018, beralaskan tikar pandan berwarna cerah, di atasnya tersusun rapi buku-buku puisi, cerpen, novel, agama, anak-anak, ekonomi dan buku tentang Natuna. pada sore hari di Masjid Agung Natuna tepatnya di halaman sekitaran tangga depan lapak kecil telah digelar. Sore itu Natunasastra menggelar lapak baca untuk pertama kalinya. Dua orang penjaga sedang asik membaca buku sembari pula saling berinteraksi. Kegiatan ini digelar dari pukul 16.30 WIB sampai dengan 18.00 WIB. Sore itu banyak masyarakat yang melakukan aktivitas joging, dan jalan-jalan bersama keluarga. Hingga sore menjelang magrib hanya ada satu dua orang yang mampir dan menyempatkan diri untuk membaca buku walaupun secara sekilas, namun ada juga masyarakat yang melihat-lihat kegiatan ini antara malu untuk berkunjung atau berpikiran aneh terhadap apa yang sedang dilakukan. Masjid Agung Natuna setiap hari minggu sorenya selalu diramaikan dengan masyarakat sekitaran, maka itu tempat ini dipilih sebagai uji coba lapak baca. Dengan bantuan slogan “Bece Song, Isak utak ndek kusong” (mari baca, biar otak tidak kosong), mengajak dan mendorong masyarakat untuk mengunjungi lapak baca lalu membaca buku.

 

32 People reacted on this

Leave a Comment