Posted on: 13 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Hari Minggu di jalan raya Ranai dan sekitarnya sedang ramai. Ibu-ibu melewati simpang empat menuju pasar. Anak-anak muda baru pulang dari jelajah pantai Piwang sejak matahari menjelang. Lapak-lapak pedagang penganan masih dikunjungi orang yang kesiangan. Masing-masing menyibukkan hari Minggu untuk kegiatan yang berlangsung semerdekanya.

Salah satu kesibukan di hari libur ini dimanfaatkan oleh Forum Taman Baca Masyarakat Kabupaten Natuna. Forum yang baru saja terbentuk ini langsung aktif membuat beberapa acara terkait literasi. Kali ini FTBM Kabupaten Natuna menyelenggarakan kegiatan yang ketiga kalinya, yaitu pelatihan penulisan puisi dengan tema “Ungkapkan dengan Puisi” bekerja sama dengan Natunasastra. Sebelumnya, FTBM Kabupaten Natuna juga telah menyelenggarakan pelatihan menulis dan pelatihan fotografi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2020 pukul 8.30 WIB ini diisi oleh narasumber Destriyadi Imam Nuryaddin, pegiat sastra dan founder Natunasastra. Kegiatan ini dilangsung di kantor milik Haluan Kepri Biro Natuna bertempat di Jl. H. Adam Malik, Bandarsyah. Peserta yang hadir saat kegiatan berjumlah 15 orang yang berasal dari sekolah dan daerah. Selain dari sekolah menengah, juga hadir generasi muda yang rela jauh hadir untuk mengikuti kegiatan ini, yaitu dari Pian Tengah dan Bunguran Batubi.

sesi foto setelah pelatihan, sumber: FTBM Natuna

Sebelum pelatihan dimulai, Muhammad Faisal selaku ketua FTBM Kabupaten Natuna, membuka acara terlebih dahulu. Pada hari itu juga hadir anggota dari FTBM yang mana berasal dari beberapa pegiat taman baca masyarakat yang ada di Bunguran.

Para peserta dapat dengan jelas menyimak apa yang disampaikan narasumber dengan bantuan pelantang suara dan powerpoint. Beberapa dari mereka tampak bingung saat menulis puisi dengan tema bebas namun tetap terus berusaha menyampaikan ekspresi hatinya.

Menjelang siang, kegiatan disudahkan. Sebelum berpisah, seperti biasanya, seluruh yang terlibat untuk foto bersama. Dengan berlangsungnya kegiatan ini dan respon positif dari generasi muda, Natunasastra dan FTBM Kabupaten Natuna yakin bahwa akan ada penerus sastra di Natuna yang selama ini tampak redup.

Ranai, 13 Januari 2020

Leave a Comment