Posted on: 18 April 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Dornier Do 24, SS Perekop, Jepang dan Rusia: Catatan Sejarah Perang Dunia II di Natuna-Anambas

Oleh Destriyadi Imam Nuryaddin Dornier Do 24Perang Dunia II mewarisi catatan sejarah di pulau Natuna. Tepatnya ketika di akhir kekuasaan Belanda dan ekspansi Jepang di Natuna-Anambas pada Desember 1941-1943. Peristiwa ini tidak hanya antara Belanda dan Jepang saja, tetapi juga punya kaitannya dengan negara lain. Peristiwa ini dimulai pada Minggu,…

Posted on: 11 April 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 1

Puisi Joe Hasan

Kekasih Baru pagi ini tak ada puisi untukmusemalam telah kukuburbersama dengan wajahmu yang tak bercahayatak lagi kucari sebab kutemukankekasih baruyang lahir dari akar pohonnamanya surinem, bercita-cita menjadi daunmungkin ia lelah bercumbu dengan gelap aku hampir lupa, tentang waktuhari hampir habistak kudengar saat ia memanggilkukusangka angin yang bisa kuhiruprupanya bara yang…

Posted on: 30 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Sejarah Singkat Kampung Kelarik Tengah

oleh: Wan Eddy Kampung Kelarik Tengah terletak di Desa Kelarik Air Mali, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna. Kampung Kelarik Tengan pada awal tahun 1900-an masih berupa hutan dan kebun kelapa atau kebun nyok, sebutan bagi masyarakat Natuna. Pada masa itu, belum ada orang yang membuat pondok atau rumah. Ada beberapa…

Posted on: 30 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Dulong Budaye Kompasbenua dan PIK-M

Kompetisi tidak lagi menjadi kebutuhan antara individu ke individu lain maupun lintas komunitas. Setidaknya begitulah yang dilakukan oleh Kompasbenua dan Pusat Informasi Konseling-Mahasiswa STAI Natuna dalam mengadakan kegiatan pada Sabtu, 27 Maret 2021 yang bertajuk Dulong Budaye: melestarikan budaye, perteguh identitas bangse. Dulong diambil dari kegiatan masyarakat Natuna, yaitu makan…

Posted on: 30 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 1

Di Balik Cerita Cinta Kue Keranjang

Tahun Baru Imlek sebentar lagi tiba di depan mata. Mey sudah mulai sibuk menghiasi rumahnya. Hiasan imlek berwarna merah  tergantung di setiap sudut rumah sudah terpampang nyata. Lampion pun tidak lupa dipasangnya. Tapi bukan hanya Mey saja yang sibuk untuk menyambut Tahun Baru Imlek itu. Tapi Dicky, lelaki yang sudah…

Posted on: 21 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Maut yang Berputar

Tantri tak bisa tidur malam itu padahal waktu sudah menunjukkan dini hari. Malam yang dingin, bahkan terkadang seperti membuat badan membeku. Waktu yang enak buat menggulingkan badan di atas tilam sebetulnya, tapi entah kenapa Tantri tak juga bisa terlelap. Tantri bangkit dari ranjang tidurnya, membuka pintu, dan di luar ia…

Posted on: 16 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 1

Kemah Suke-suke Bersama Mbecite Kelarik dan Kompasbenua

Mbecite Kelarik berkolaborasi dengan Kompasbenua mengadakan kegiatan perkemahan Sabtu-Minggu yang diberi nama Kemah Suke-suke. Kegiatan itu dilaksanakan pada 13-14 Maret 2021 di pulau Maguk, salah satu pulau kecil dan indah yang terdapat di Kecamatan Bunguran Utara. Selain Mbecite Kelarik dan Kompasbenua, kegiatan ini diikuti oleh Natunasastra, Lensa Natuna, dan kelompok…

Posted on: 7 March 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 5

Orang Tua Boneka

Cerpen Ratna Ning Lin mengaca di cermin. Mukanya tirus, bibirnya merekah seksi, hidungnya mancung. Malah terlalu mancung. Mata belonya. Semua yang ada di wajahnya, sangat berbeda dengan raut wajah Ibu. Bahkan tak ada kesamaan pula dengan raut wajah Bapak. Bukannya tidak pernah terpikir, malah kerap kali terlintas pada pikirannya, beberapa…

Posted on: 22 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Malam B.M. Syamsuddin: Mengenang 24 Tahun meninggalnya Maestro Natuna

Sebuah dinding ditempeli lembar-lembar fotokopi cerpen, puisi, artikel, dan sampul buku karya B.M. Syamsuddin. Lampu berwarna kuning dan dua kursi di tengah panggung kecil-sederhana itu menjadi sebuah pandangan yang menarik bagi setiap pengunjung yang hadir di Kedai Sepertiga Malam. Sehabis salat Isya, satu per satu kursi mulai diduduki, makanan dan…

Posted on: 21 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Dua Cerita-Bulan Nurguna

Cerpen Bulan Nurguna Uang Tunai “Saat susah begini, makin banyak yang ingin Ibu makan.” “Ya, sudah. Beli saja. Bukankah uang kita banyak?” “Ah, tapi kan situasi ini belum jelas selesainya kapan.” “Anggap saja kita mati besok, jadi hari ini kita puas-puasin.” “Uang itu kan bukan hanya untuk kita berdua. Tapi…

Posted on: 8 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 4

Malam Puisi Natuna Keempat: Semangat Kebudayaan di Tengah Pandemi

Pandemi korona belum menunjukkan pertanda akan berakhir. Namun semangat gerak kebudayaan tetap dilaksanakan seperti yang dilakukan oleh Natunasastra melalui Malam Puisi Natuna pada Sabtu malam, 6 Februari 2021. Kegiatan yang sudah keempat kalinya berlangsung sejak tahun 2018 itu diselenggarakan di Aula Syamsul Hilal, SMA Negeri 1 Bunguran Timur. Tempat ini…

Posted on: 7 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Puisi-puisi Moehammad Abdoe

HABIBI demi waktu yang selalu bertasbihaku menyebut namamu sebagaimana ia tabahmemberikan ruang kebebasan untuk mencintaiapa pun dan siapa pun teduh di bawah pancaran waktunamun entah bagaimana mulanyacintaku tidak sanggup berpaling darimu kekasih Malang, 3 Desember 2020 HAKIKAT CINTAKUbila kaudapat melihat hatikujelaga penamu segera terbakar mengeringsedang cintaku masih bergeloradari sajakmu yang…

Posted on: 3 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 1

Berasal dari Timo: Lesung Alu Belakang Gunung dan Hubungannya dengan Daerah Lain

Dahulu, Lesung Alu berkaitan erat dengan petani padi dan sawah. Hal itu juga terjadi di daerah Kelarik, Bunguran Utara. Orang-orang tua setempat mengakui bahwa dulu di Kelarik terbentang sawah-sawah, namun sekarang menjadi lahan untuk sapi mencari makannya. Kini lesung alu beralih fungsi sebagai sebuah hiburan, selain mengenang kembali masa-masa dahulu…

Posted on: 2 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Pentas Budaye: Melayoe Tempo Doeloe oleh Mbe Cite Kelarik

Anak-anak remaja di pinggir lapangan sibuk menyiapkan dekorasi. Beberapa kawannya yang lain keluar masuk lapangan dengan sebuah motor matic membawa barang-barang yang akan digunakan nanti malam. Dekorasi panggung dihiasi kelapa tua, kerajinan rotan, tampi, pelita, dan sebagai latarnya menggunakan tikar pandan yang ditimpa dengan tulisan Pentas Budaye berwarna keemasan. Alas…

Posted on: 1 February 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Tour Mapala STAI Natuna 2021

Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) STAI Natuna menggelar Tour Mapala STAI Natuna 2021 dengan tema “Mapala Bersilaturahmi Menuju Natuna Lestari” dalam rangka kegiatan tahunan Mapala STAI Natuna. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna. “Terima kasih kepada para panitia yang sudah menyiapkan kegiatan Tour Mapala (STAI…

Posted on: 4 January 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Mengenang Mail: Penduduk Kelanga yang ditembak Mati Letnan Engels

oleh: Destriyadi Imam Nuryaddin Perang Dunia II meluas ke Laut Cina Selatan, Pulau Natuna yang tak jauh darinya hanya menunggu waktu kapan terkena bom. Pangkalan KNIL di Sedanau, Bunguran Barat sudah meninggalkan pulau itu sejak November 1941. Puncaknya pada 8 Desember, seluruh kekuatan di pangkalan Sedanau sudah kosong. Hal itu…

Posted on: 3 January 2021 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Puisi-puisi Tan Pajar

Rindu Pulang Biar pulang tak sejauh pergi yang memang telah berkepanjangan tetap saja tak sedekat bau rokok dari bibir para perokok, merah sirih dari bibir mereka yang nyirih, mereka yang sakau dengan kematian. Biar pulang tak sejauh pergi yang memang telah berkepanjangan. Sudah begitupun hanya bisa dicicipi sesekali. Pun tidak…

Posted on: 31 December 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 1

Batu Rusia, Perang Dunia II, dan Kolonialisme Belanda di Natuna

Oleh: Destriyadi Imam Nuryaddin Bagi penduduk Ranai dan sekitarnya tentu sudah tidak asing lagi dengan batu granit besar yang berada di Senubing, Bunguran Timur. Batu yang berada di pinggir jalan raya menuju Timur Laut itu konon sebagai saksi bisu kehadiran orang-orang Rusia di pulau Bunguran dan peristiwa pemberontakan yang terjadi…

Posted on: 30 November 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Antologi Fiksi Natuna bersama Natunasastra

Kemampuan menulis dan kreativitas perlu diasah untuk menunjukkan kualitas dari hari ke hari. Selain itu, yang menjadi alasan utama adalah memantik semangat menulis generasi muda di tengah sepi dan keringnya literasi di Natuna. Ruang kreativitas yang bergerak lamban bahkan ketiadaan ruang itu sendiri yang menyebabkan eksistensi atau keberadaan generasi muda…

Posted on: 19 November 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Apa-apa Nilai

oleh: Ellyzan Katan Pagi-pagi sekali tetangga saya sudah bersiap untuk pergi bekerja. Dia harus bersiap lebih awal karena tempat kerjanya jauh. Sang tetangga saya itu akan menumpang kendaraan umum untuk sampai ke tempat kerja. Sementara tempat kerja saya, tidaklah terlalu jauh. Tapi mengapa dia tidak pernah terlambat sampai ke tempat…

Posted on: 11 November 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 1

BUAL

Oleh: Ellyzan Katan Amboi-amboi. Bukan main senang rasanya hati. Ada orang di luar bandar akan datang menjenguk, bertanya kabar, bertanya apa keperluan. Dan yang paling ditunggu adalah adanya pemberian berupa bahan keperluan pokok. Pemberian ini biasanya dibungkus dalam acara yang sedikit formal tapi cair. Antara yang berbual di panggung dengan…

Posted on: 3 November 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Apakah yang “Dijual” Calon Kepala Daerah Kita?

Oleh: Ellyzan Katan Aha, inilah waktunya bagi penduduk di Kepulauan Riau menyaksikan betapa para calon kepala daerah sedang sibuk “berjualan” ide, janji dan kadang-kadang perang. Ya, mereka berusaha merebut simpati sebanyak mungkin penduduk Kepulauan Riau agar pada hari pemilihan kelak, bisa meraup suara terbanyak. Persoalan nanti jualan itu akan menjadi…

Posted on: 13 September 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 1

B. M. Syamsuddin di Panggung Pantai Piwang

Saya ingat semasa kecil ketika malam hari diajak bapak dan ibu pergi makan di luar rumah. Salah satu tujuan yang menjadi tempat favorit pada saat itu—setidaknya untuk keluarga saya—adalah pantai stres. Pantai stres pada saat itu masih timbunan tanah kuning. Ya, direklamasi. Jajanan semacam pecel lele melimpah ruah di situ,…

Posted on: 12 September 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 1

B. M. Syamsuddin dalam Kesedihan Keluarga

Sudah dari dua tahun lalu saya menuliskan harapan untuk bertemu dengan salah satu keluarga B.M. Syamsuddin. Karena saat ini hanya bisa bertemu dengan namanya di sebuah buku yang selalu saya incar untuk diarsipkan. Dan hari ini keinginan bertemu keluarga B.M. Syamsuddin itu terwujud. Berawal dari salah satu snapgram di IG…

Posted on: 28 August 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Natunasastra di Numpang Nampang

Pada hari Kamis, 27 Agustus 2020 lalu Natunasastra berkesempatan berbagi cerita kepada masyarakat Natuna melalui program Numpang Nampang yang diudarakan oleh Pro 2 “Pusat Kreativitas Anak Muda” RRI Ranai 99, 2 FM. Obrolan santai tersebut diisi oleh Azka Nahya Amanta dan Dinda Witria Annisa sebagai perwakilan dari Natunasastra. Acara yang…

Posted on: 21 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Pelatihan Penulisan Pantun oleh FTBM Kabupaten Natuna

Forum Taman Baca Masyarakat Kabupaten Natuna begitu gencar menjadi jembatan untuk transfer ilmu antara pemberi dan penerima. Seperti beberapa kegiatan sebelumnya yang telah dilakukan, FTBM Kabupaten Natuna kembali mengadakan kegiatan literasi menulis pada Minggu, 19 Januari 2020. Kali ini, sastra lisan pantun menjadi garis besar kegiatan. Ellyzan Katan dari Natunasastra…

Posted on: 13 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Pelatihan Penulisan Puisi oleh FTBM Kabupaten Natuna

Hari Minggu di jalan raya Ranai dan sekitarnya sedang ramai. Ibu-ibu melewati simpang empat menuju pasar. Anak-anak muda baru pulang dari jelajah pantai Piwang sejak matahari menjelang. Lapak-lapak pedagang penganan masih dikunjungi orang yang kesiangan. Masing-masing menyibukkan hari Minggu untuk kegiatan yang berlangsung semerdekanya. Salah satu kesibukan di hari libur…

Posted on: 7 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Pagubuku Natunasastra: Pengarsipan Penulis Natuna dan Tulisan tentang Natuna

Awal tahun yang cerah ini, Natunasastra akan merilis buku, dokumen, artikel yang berhasil diarsipkan. Proses ekspedisi ini sudah berlangsung selama empat tahun sejak awal dibentuknya Natunasastra pada tahun 2016. Namun, karena terbentur dengan berbagai kendala, Natunasastra baru dapat mendata seperti di bawah. Hasil temuan didapat dari berbagai lokasi dan sumber.…

Posted on: 6 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Panggung Budaya: Tradisi Lokal

Pergantian tahun kali ini di Natuna begitu sepi. Segelintir kelompok saja yang terdengar menyalakan kembang api, asap-asap jagung bakar yang mengebul, atau kumpul-kumpul mengobrol. Selebihnya seperti malam-malam seperti biasanya. Padahal di Pantai Piwang yang sedang jadi bahan pembicaraan publik tersebut, menyediakan ruang yang luas untuk merayakannya. Natunasastra senang dengan hadirnya…

Posted on: 6 January 2020 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Bersama Jabaruddin Yahya Perihal Mendu dan Suluk

Saya sudah berada di Ranai Square sepuluh menit sebelumnya.. Lewat Whatsapp, kami sudah sepakat bertemu pukul tiga belas lewat tiga puluh menit. Sambil menunggu beliau, saya keluarkan laptop dari tas biru yang sudah memacari punggung saya selama empat tahun itu. Membuka beberapa dokumen yang mesti diselesaikan. Pelayan berjilbab coklat datang…

Posted on: 23 December 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Malam Puisi Natuna #3: Nyeni Akhir Tahun

Natunasastra menyadari bahwa Malam Puisi Natuna bukan lagi sekadar malam yang dipenuhi dengan pembacaan puisi. Lebih dari itu, Natunasastra menemukan karya-karya lain di luar bentuk puisi yang patut dan perlu diapresiasi oleh sesiapa pun. Hal itu sudah merambat ke karya seni lainnya. Karya itu lahir dari kreativitas komunitas maupun dari…

Posted on: 14 October 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Natuna, Batik Tikar VS Batik Tulis

Ada satu hal yang saya soroti dan menjadi perhatian. Mengenai batik tulis yang katanya akan menjadi batik ‘khas’ Natuna. Banyak pertanyaan yang muncul dalam benak saya mengenai hal ini. Kenapa batik tulis? Kenapa harus ada perlombaan itu? Apa esensi lomba itu? Apa kebutuhan dari lomba itu? dan pertanyaan lainnya. Mari…

Posted on: 27 May 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Sayembara Cerpen Karya Anak Natuna

[Salah satu cara untuk mengembangkan potensi adalah dengan menantang diri kamu untuk melakukan sesuatu yang lebih!] Halo adik-adik SMP dan SMA di Natuna! Kali ini kami Tim Bakti Nusantara akan mengadakan Sayembara Cerpen yang dilaksanakan dari Tanggal 27 Mei hingga 28 Juni 2019. Syarat dan ketentuan bisa di lihat di…

Posted on: 29 April 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Tabrak KRI, Bentuk Vietnam Tidak Tahu Terima Kasih Kepada Natuna; sisi historis

Sebenarnya sudah banyak kejadian penangkapan di Laut Natuna Utara dengan berbagai aksi yang dramatis antara KIA ilegal milik Vietnam dengan kapal perang Republik Indonesia. Berita yang baru saja viral terkait hal serupa bukan lagi bentuk penangkapan yang mainstream. Tindakan provokatif ditunjukkan kapal milik Vietnam yang menabrak dengan sengaja KRI Tjiptadi…

Posted on: 16 March 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Sang Purnama-Ikhwanul Sohib Putra

Di kala awan mendung menyelimuti malamku saat itu kau datang dikala hatika sedang bimbang kau datang di kala kegelapan menimpaku pikirku buntu, bibirku bisu kuceritakan isi hatiku padamu. kugenggam erat dirimu wahai purnama betapa kusangat mengagumimu mungkinkah pancar sinarmu hanya untukku? wahai purnama, saat kau hadir membawa cinta kuharap kau…

Posted on: 2 March 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Pecah Bual Sastra Bersama Natunasastra

Pada Rabu, 27 Februari 2019 di Lykkee Coffee Shop, Natunasastra mengadakan diskusi ringan tentang sastra yang diberi nama Pecah Bual Sastra: Sebuah Pertemuan sederhana bersama Natunasastra. Pertemuan ini diadakan karena sebagai langkah awal membiasakan para peminat di sastra untuk saling berdiskusi tapi tetap santai. Natunasastra menganggap perlu adanya pertemuan seperti…

Posted on: 1 March 2019 Posted by: redaksi toknyong Comments: 0

Malam Puisi Natuna 2 ‘Ruang Ekspresi Tuang Emosi’ bagi Generasi Muda dan Masyarakat Natuna

Malam minggu kembali dingin dan suasana jalanan belum begitu ramai. Pada salah satu tembok bangunan sebuah kedai kopi di bilangan Pramuka sudah dibentuk sedemikian rupa menjadi panggung. Hiasan kain putih, lampu kelap-kelip, peti-peti buah mengisi latar belakang panggung. Nuansa sastra dibangun dengan susunan artistik buku dengan tambahan unsur lokal tikar…